Kepergian mendiang Simon Lobat tinggalkan kesan bagi keluarga
Aimas, VoicePapua.com - Suasana duka mendalam menyelimuti keluarga besar Lobat-Krimadi saat melepas kepergian almarhum Bapak Penatua Simon Lobat, Kamis (2/4-2026). Tentu dengan kepergian mendiang tinggalkan kesan mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.
Mendiang merupakan sosok pendidik yang menjabat sebagai Kepala Sekolah Dasar di Klamono ini merupakan kakak dari Wali Kota Sorong, Septinus Lobat.
Kepergian almarhum meninggalkan kesan mendalam tidak hanya bagi keluarga, tapi juga bagi rekan sejawat, siswa, hingga jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sorong.
Dalam prosesi pelepasan jenazah, hadir langsung Wali Kota Sorong didampingi istri, Jemima Elisabeth. Turut hadir Wakil Wali Kota Sorong Anshar Karim, bersama istri Entin Suminar, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memberikan penghormatan terakhir.
Dikutip dari fanspage Diskominfo Kota Sorong, Jumat (3/4-2026) menyebut, dalam sambutannya, Wali Kota Sorong mengenang almarhum sebagai pribadi yang sangat penyabar dan penuh kasih.
Ia mengungkapkan kedekatan mereka yang telah terjalin selama 48 tahun, sejak masa sekolah pada tahun 1978.
Beliau adalah figur yang selalu merangkul dan memberikan dukungan penuh kepada generasi muda. Almarhum mengakhiri tugasnya dengan sangat baik. Meninggal dalam pengabdian kepada Tuhan adalah sebuah kemuliaan, ujar Wali Kota Sorong.
Dia juga menekankan pesan moral bahwa harta dan jabatan bersifat fana. Menurutnya, perbuatan baik almarhum semasa hiduplah yang menjadi warisan paling berharga bagi keluarga yang ditinggalkan.
Kepergian Simon Lobat terasa kian emosional mengingat ia wafat tepat satu tahun sebelum memasuki masa purnabakti (pensiun).
Terkait hal tersebut, Wali Kota Sorong meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong untuk segera mengurus dan menyelesaikan seluruh hak-hak administratif almarhum, demi kesejahteraan keluarga.
Rangkaian prosesi diakhiri dengan ibadah penyerahan di Gedung Gereja GKI Lahairoy Klamono. Usai ibadah, jenazah kemudian dihantarkan oleh kerabat dan masyarakat setempat menuju tempat peristirahat terakhir di TPU Klamono.
Segenap pelayan jemaat dan masyarakat Klamono mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. (****)
- Baca Juga :Bupati Sorong hadiri kegiatan ini di Klamono


0 Comments