Bupati Merauke: Hut RI Momentum Penting Refleksikan Perjalanan Sejarah
Merauke, VoicePapua.com – Bupati Merauke, Yoseph Bladip Gebze menyebut bahwa peringatan Hut RI ke-80 tahun 2025 ini sebagai momentum penting untuk merefleksikan perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Dan bukan sekadar seremonial belaka.
Demikian orang nomor satu di Kabupaten Merauke, ketika dirinya menjadi narasumber dialog interaktif yang digelar di RRI setempat, Sabtu (2/8/2025), bersama panitia peringatan HUT ke-80 RI Kabupaten Merauke.
“Sebagai bangsa, tanggal 17 Agustus adalah hari yang sangat penting. Di Kabupaten Merauke, kita memperingati HUT ke-80 dengan semangat merefleksi sejarah dan menatap ke depan,” ujar Bupati Bladip.
Demikian dirangkum media ini dari laman RRI, Minggu (3/8-2025).
Ia menekankan bahwa tema besar tahun ini transformasi ekonomi, sosial budaya, penguatan sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan yang baik, dan kesejahteraan masyarakat harus menjadi pijakan nyata dalam pembangunan.
“Ini semua merupakan wujud nyata dari sila kelima Pancasila: keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ucapnya dengan tegas.
Bupati Bladip mengajak seluruh elemen masyarakat Merauke, dari generasi muda hingga para veteran, untuk tidak hanya memperingati kemerdekaan secara simbolis. “Kita perlu menjaga keutuhan NKRI dan menjadi perekat keberagaman bangsa, terutama di wilayah perbatasan seperti Merauke. Serambi timur Republik Indonesia ini harus terus jadi garda terdepan menjaga komitmen kebangsaan,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan agar semangat kemerdekaan tidak melupakan jasa para pendahulu dan pejuang bangsa. “Dari era 1902 hingga reformasi saat ini, perjuangan para leluhur harus kita hormati dengan bekerja nyata mengisi kemerdekaan,” katanya.
Bupati Yoseph menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk tetap memelihara persatuan dan semangat nasionalisme. “Mari kita jadikan peringatan ini sebagai refleksi dan komitmen bersama dalam memperkuat NKRI dari timur Indonesia,” ujarnya.(****)
- Baca Juga :Penyajian LKPJ secara sistematika


0 Comments