Era Digital Papua Ingin Jadi Pelaku ‘Bukan’ Penonton

Jayapura, VoicePapua.com – Dengan adanya perkembangan era digital saat ini tak ketinggalan bagi warga kami di Papua umumnya ingin menjadi pelaku dan ‘bukan’ sebagai penonton lagi.

Asisten I Setda Papua, Yohanes Walilo, kembali  menegaskan kesiapan Papua menghadapi transformasi digital menjadi bagian penting di era globalisasi saat ini, khususnya dalam pengusaan digital tentunya.

Dirangkum dari RRI, Senin (26/5-2027), hal itu disampaikannya saat menyambut Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria di Kota Jayapura, Rabu (21/5/2025). Kunjungan Wamen Komdigi untuk peluncuran Indosat AI Experience Center dan workshop “Kitorang Bisa AI”.

Menurut Walilo, peluncuran pusat pengalaman AI ini jadi momen bersejarah bagi Papua. Ini menandai keterlibatan generasi muda dalam kemajuan digital.

"Workshop “Kitorang Bisa AI” membuktikan anak Papua punya potensi besar di bidang teknologi. Dengan pelatihan yang tepat, mereka bisa bersaing di era kecerdasan buatan," kata Walilo.

Ia pun meminta dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur digital di daerah terpencil. Contohnya di Mamberamo Raya, Waropen, dan Yapen.

"Selain itu, Jayapura, Keerom, Biak, Supiori dan Kota Jayapura. Wilayah ini perlu peningkatan kapasitas layanan internet," ucap dia.

Pemerintah Provinsi Papua berharap ada alokasi anggaran dari pusat untuk pengembangan teknologi informasi. Anggaran itu penting untuk literasi digital dan pelatihan talenta muda.

"Termasuk untuk penguatan kapasitas UMKM digital dan jaringan internet hingga ke kampung adat. Ini penting agar transformasi digital benar-benar merata," katanya.

Menurutnya, kolaborasi lintas pihak sangat diperlukan agar dampaknya terasa hingga akar rumput. Pemerintah, operator, dan komunitas lokal harus bekerja sama.

"Kami mengapresiasi kunjungan Wamen Komdigi sebagai awal kolaborasi jangka panjang. Semoga kegiatan ini berdampak nyata bagi masyarakat Papua," ucap Walilo.(****)