Pemkot Sorong berduka kehilangan putra terbaik Moi

Sorong, Voice Papua.com -  Pemerintah Kota Sorong berduka atas kehilangan putra terbaik Moi (orang asli Sorong), Benyamin Yehezkiel Gifelem meninggal dunia karena sakit. Upacara pemakaman, berlangsung di GKI Bukit Sion Klawasi.

Turut dihadiri Wali Kota Sorong, Septinus Lobat beserta jajaran dan juga pejabat di putra daerah Moi dari Pemprov Papua Barat Daya, tokoh adat, tokoh agama, Rabu (183-2023).

Dikutip dari fanspage Diskominfo Kota Sorong, Jumat (20/3-2026) menyebut, dalam sambutannya, Wali Kota Septinus Lobat menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian almarhum yang dinilai sebagai sosok berdedikasi tinggi bagi masyarakat dan pemerintah daerah.

Dia juga mengenang kedekatannya dengan almarhum, sejak masa kuliah di Universitas Gadjah Mada pada 2007.

“Almarhum adalah pribadi yang baik, rendah hati, selalu tersenyum, dan siap menjalankan tugas. Sosok seperti beliau mencerminkan karakter terbaik suku Moi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabeth Lobat, menyampaikan bahwa almarhum merupakan salah satu putra terbaik suku Moi sekaligus figur penting di lingkungan Dinas Kesehatan.

Almarhum diketahui menjabat sebagai Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dan aktif dalam berbagai program, seperti TP PKK, Posyandu, serta percepatan penurunan stunting.

“Almarhum adalah pemimpin yang sederhana, berdedikasi, dan penuh tanggung jawab. Pengabdiannya menjadi bagian penting dalam pembangunan kesehatan di Kota Sorong,” katanya.

Ia menambahkan, semangat kerja, loyalitas, dan ketulusan almarhum akan selalu dikenang oleh rekan kerja maupun masyarakat.(****)