Konsultasi Publik II RTRW Provinsi Papua Barat Daya Digelar
Sorong, VoicePapua.om – Konsultasi Pubik II Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Papua Provinsi Papua Barat Daya tahun 2025-2045, digelar Selasa (14/10-2025) di Rylich Panorama Hotel. Dimana, untuk Pemkab Sorong, dihadiri Plt Kepala Baperlitbang dan Plt Kadis PUPR.
Rapat konsultasi ini juga dihadiri oleh Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu. Sekaligus dengan resmi membuka kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Elisa menyampaikan bahwa tahap kedua penyusunan dokumen RTRW Provinsi Papua Barat Daya untuk 20 tahun ke depan, sebelum saya lanjutkan acara ini, penting dan harus diketahui bahwa Kabupaten Sorong dan Kabupaten Sorong Selatan itu saat ini menjadi incaran semua orang, ungkap Elisa.
Jadi, perjalanan kita 20 tahun ke depan itu ditentukan hari ini. Apabila kalau kita salah hari ini akan menjadi dosa besar untuk Anda yang hadir hari ini.
Kita bicara untuk kepemimpinan dua Kepala Daerah. Kalau Tuhan izinkan satu orang bisa dua periode. kita harus berhati-hati nanti apa yang kita diskusikan di sini kita perlu komitmen.
Begitu juga dengan, Kabupaten Raja Ampat, terima kasih untuk kehadirannya, ujar Elisa.
Terima kasih sekali lagi, saya beri apresiasi dan hormat saya untuk Anda yang hadir hari ini dan di tempat ini, beber dia.
“Kehadiran kita hari ini telah menunjukkan komitmen. Tapi juga menunjukkan kepada kita bahwa kebutuhan yang kita akan perlukan untuk 20 tahun itu,”imbuh dia.
Sebabnya. kita semua hadir di tempat ini, teman-teman dari pendidikan, pimpinan perguruan tinggi, yang kita harapkan peran aktif dari para Kepala Daerah yang punya ruang ini.
Ingat, satu dokumen kebutuhannya ada ruang itu ada di kabupaten/kota.
Untuk itu, dia meminta kepada kita semua untuk fokus bisa memanfaatkan kesempatan yang baik ini.
Artinya, bisa ikut memberikan kontribusi perbaikan penyempurnaan supaya memperkaya paripurna dan dokumen yang kita akan hadirkan sebagai produk daerah.
“Bukan produk gubernur, atau bukan produk Elisa Kambu dan Ahmad Nasrau Papua Barat Daya. Ini menjadi rujukan kita dalam mengisi ruang-ruang itu sampai dengan 20 tahun ke depan itu, tinggal kita mampu proyeksikan kebutuhan kita, dan untuk kita,”pungkasnya.(****)
- Baca Juga :Wali Kota Sorong lantik badan pengurus K3MS


0 Comments