Wisatawan Masuk Raja Ampat tahun 2025, capai 38.914 orang

Waisai, VoicePapua.com – Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat mencatat, jumlah wisatawan yang masuk ke daerah ini pada tahun 2025 lalu mencapai 38.914 orang. Terdiri dari 33.967 turis asing dan 4.947 wisatawan domestik.

Dikutip dari laman RRI, Senin (26/1-2026), Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat Ellen Risamasu mengatakan jumlah kunjungan wisatawan tahun 2025 meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 32.147 orang atau meningkat 21,05 persen.

Dengan kenaikan jumlah wisatawan ini maka pendapatan asli daerah dari sektor pariwista juga meningkat. "Ada kenaikan wisatawan hingga 6.767 ribu dibandingkan tahun 2024," kata Ellen kepada RRI, Rabu, 15 Januari 2026.

Total PAD dari sektor pariwista tahun 2025 mencapai Rp16,6 miliar yang terdiri dari retribusi wisatawan Rp10,5 miliar dan retribusi tanda masuk kapal wisata atau TMKW sebesar Rp6,1 miliar.
Menurut Ellen, penerimaan PAD dari pariwisata ini naik Rp3 miliar dibandingkan tahun 2024.

Ellen menambahkan bahwa mulai tahun 2026 ada tarif baru yang dikenakan kepada wisatawan mancanegara sebesar Rp1 juta untuk sekali kunjungan ke Raja Ampat. Sementara wisatawan domestik hanya dikenakan Rp300 ribu.

Dinas Pariwisata memperkirakan potensi PAD dari pariwisata pada tahun 2026 ini akan meningkat dua kali lipat menjadi Rp32 miliar. Hal ini seiring dengan kenaikan tarif bagi wisatawan asing.

Dari retribusi pariwisata tersebut akan dialokasian 15 persen untuk destinasi wisata dan 25 persen untuk pengawasan laut, pengelolaan sampah, dan rehabilitasi terumbu karang.(****)