Pusdalops PB Rilis: Total Korban Jiwa Bencana Sumut Capai 312 Orang
Medan, VoicePapua.com – Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), kembali merilis data terkini. Jumat (5/12-2025) pukul 08.00 WIB, total korban jiwa akibat bencana alam Sumatera Utara (Sumut) mencapai 312 orang.
Dikutip dari laman InfoPulik, Sabtu (6/12-2025) menyebut, angka tersebut meningkat tiga orang dibandingkan laporan sebelumnya yang mencatat 309 korban meninggal. Korban tersebar di 11 dari 17 kabupaten/kota terdampak bencana.
Dari data Pusdalops PB, daerah dengan jumlah korban tertinggi meliputi Kabupaten Tapanuli Tengah (88 orang), Tapanuli Selatan (84 orang), Kota Sibolga (53 orang), dan Tapanuli Utara (34 orang). Selanjutnya, Kabupaten Humbang Hasundutan mencatat sembilan korban, Kota Padangsidimpuan satu korban, Kabupaten Pakpak Bharat dua korban, Kota Medan 12 korban, Kabupaten Langkat 11 korban, Kabupaten Deliserdang 17 korban, serta Kabupaten Nias satu korban.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, menegaskan bahwa data tersebut masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui. “Data ini merupakan update 5 Desember 2025 pukul 08.00 WIB,” ujar Sri di Medan, Sumut, Jumat (5/12/2025).
Ia memastikan seluruh wilayah terdampak beserta pemangku kebijakan terkait terus melakukan langkah percepatan penanganan bencana, mulai dari evakuasi, pendataan, distribusi logistik, hingga layanan kepada warga yang terdampak. “Perkembangan bencana akan terus kami informasikan, termasuk pembaruan datanya,” kata Sri Wahyuni.
Adapun 17 kabupaten/kota yang terlanda bencana meliputi Kota Medan, Kota Tebingtinggi, Kota Binjai, Kota Padangsidimpuan, Kota Sibolga, Kabupaten Deliserdang, Serdangbedagai, Langkat, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Nias, Tapanuli Utara, Asahan, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, serta Batubara.
Dengan cakupan wilayah terdampak yang luas dan tingginya angka korban jiwa, Pemprov Sumatera Utara bersama BPBD dan instansi terkait terus memperkuat koordinasi untuk memastikan penanganan darurat berjalan efektif serta kebutuhan warga terdampak terpenuhi secara cepat dan tepat.(****)


0 Comments