Wakil Wali Kota Sorong akui masih ada PR yang perlu diselesaikan
Sorong, VoicePapua.com – Wakil Wali Kota Sorong, Anshar Karim mengakui, setelah peringatan Hut ke-26 Pemkot Sorong, pemerintah daerah mencatat sejumlah capaian pembangunan. Namun, masih ada pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan.
“Baru saja Pemerintah Kota Sorong merayakan Hut ke-26. Banyak capaian pembangunan yang luar biasa, tapi kita juga tidak pungkiri banyak hal yang belum maksimal yang menjadi tantangan ke depan,” ujarnya, Senin (2/3-2026), saat memimpin apel pagi Organisasi Perangkat Daerah.
Dikutip dari fanspage Diskominfo Kota Sorong, Selasa (3/3-2026) menyebut, Wakil Wali Kota Anshar juga menyoroti kondisi sejumlah fasilitas pemerintahan yang dinilai belum representatif.
Ia mencontohkan, kantor Dinas Pertanian yang disebutnya belum layak, serta perlunya perhatian terhadap kantor lurah dan distrik.
“Kondisi Dinas Pertanian kantornya tidak layak, dan tidak mencerminkan marwah pemerintahan. Kabag Pemerintahan juga sudah menyampaikan kalau banyak kantor lurah dan distrik juga perlu mendapat perhatian,” ungkapnya.
Terkait pengelolaan anggaran, dia menekankan disiplin dan transparansi sebagai kunci.
Ia mengingatkan hasil rapat koordinasi bersama presiden yang menyoroti penghentian praktik mark up nilai proyek.
“Sesuai visi dan misi kita di Sorong, kita harus kerja keras. Tidak ada aparatur yang malas,”imbaunya. Sambungnya, yang penting juga disiplin dalam pengelolaan keuangan. Sekalipun kita kerja keras, tapi kalau boros, kita tidak bisa bikin apa-apa.
Dalam rakor dengan presiden, disebutkan stop mark up nilai-nilai proyek, beber dia.(****)
- Baca Juga :Wali Kota Sorong serahkan LKPJ 2025


0 Comments