Upaya Jaga Keseimbangan Lingkungan, BPBD Kaimana Lakukan Penghijauan

Kaimana, VoicePapua.com -  Sebagai salah satu upaya untuk menjaga keseimbangan lingkungan agar terbebas dari banjir dan tanah longsor,  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaimana melakukan kegiatan penghijauan di wilayah Kampung Lobo.

Kegiatan yang berlangsung pada pekan lalu ini dilakukan dengan melibatkan warga sekitar secara aktif. Puluhan bibit pohon ditanam di sejumlah titik strategis yang dinilai rawan terhadap bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

Dilansir dari RRI, Selasa (24/6-2025), Kepala BPBD Kabupaten Kaimana, Hans Janes Ricko Litaay, menjelaskan bahwa penghijauan ini merupakan bagian dari strategi pencegahan bencana berbasis ekosistem yang mengedepankan partisipasi masyarakat.

“Kegiatan ini berlangsung selama satu hari dengan tujuan untuk mengurangi risiko bencana melalui pendekatan lingkungan. Kami ingin membangun kesadaran warga sejak dini bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya saat diwawancarai di Kaimana, Senin (23/6/2025).

Lebih lanjut, Hans menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar menanam pohon, tetapi juga menanam harapan agar generasi mendatang dapat menikmati lingkungan yang sehat, hijau, dan bebas dari ancaman bencana ekologis.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi menjadi budaya di tengah masyarakat. Warga Lobo menunjukkan antusiasme tinggi, dan itu jadi modal sosial yang sangat berharga, tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan lintas sektor, mulai dari pemerintah kampung, tokoh adat, hingga pelajar, dalam menjaga dan merawat pohon-pohon yang telah ditanam. Menurutnya, pelestarian lingkungan adalah investasi jangka panjang yang hasilnya tidak bisa dilihat secara instan, namun sangat menentukan masa depan daerah.

BPBD Kaimana berkomitmen akan terus menggencarkan program-program mitigasi bencana berbasis masyarakat. Hans mengingatkan bahwa upaya pencegahan selalu lebih murah dan efektif dibandingkan penanggulangan pascabencana.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya peran pohon dalam menyerap air, menahan erosi, serta menjaga keseimbangan iklim mikro di daerah pesisir seperti Kaimana.

“Semoga gerakan kecil ini bisa menjadi inspirasi besar bagi kampung-kampung lain di Kaimana, tutupnya.(****)