Pemprov Papua Selatan Gelar Uji Kompetensi bagi Pejabat Tinggi Pratama
Merauke, VoicePapua.com – Dalam rangka untuk meningkatkan kompetensi pejabat pada suatu bidang tugas tertentu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggelar uji kompetensi bagi Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan kerjanya. Kegiatan tersebut, berlangsung selama dua hari, yakni Jumat-Sabtu (29-30/8/2025) di Swissbel-hotel Merauke.
Dilansir dari laman RRI, Senin (1/9-2025), Penjabat Sekda Papua Selatan, Maddaremmeng menjelaskan dalam uji kompetensi itu, masing-masing pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dipersilahkan menulis dan mendeskripsikan tentang pekerjaan yang dilakukan dalam bentuk makalah.
Lanjut dia, penulisan makalah dalam uji kompetensi ini tidak memberikan tema secara spesifik. Tim penguji mempersilahkan masing-masing pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) menulis dan mendeskripsikan tugasnya dengan jelas.
Kemudian, progres dari tugasnya, kemudian apa permasalahannya, upaya-upaya tindak lanjut yang sudah dilakukan. Termasuk, dapat menyampaikan bahwa pekerjaan yang dilakukan dipengaruhi oleh OPD lain. Semisal, OPD keuangan, perencanaan, ada deskripsi juga terkait itu
"Dalam deskripsi juga bisa menggambarkan pengawasan yang dilakukan harus seperti ini bukan menjelekkan tetapi proporsi bersama untuk melihat bahwa pekerjaan kita itu satu," Ungkap Maddaremeng sebelum pembukaan di Merauke, Jumat (29/8/2025).
Dari diskusi dengan tim sebelumnya, menurut Maddaremmeng, menyepakati masing-masing kepala OPD mendeskripsikan pekerjaan yang sudah dilakukan selama ini.
Ia mengatakan, terkait asisten dan staf ahli mengkoordinasi semua OPD yang ada, apa yang dilakukan termasuk bisa menyampaikan bahwa hal yang kurang di OPD. Tapi juga harus mendeskripsikan seperti apa fungsi koordinatif yang dipegang sudah dilakukan, sistematikanya seperti apa.
"Ini kita buat secara terbuka silahkan menulis terkait pekerjaannya,"ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, kepala OPD juga mendeskripsikan bahwa tidak cocok di bidang yang ditempatkan, cocoknya dibidang ini. "Ini bukan proporsi saling menjatuhkan tetapi melihat bahwa proporsi kita ini satu, kita mengisinya bersama-sama,"ujarnya.
Maddaremmeng berharap kepada masing-masing pimpinan OPD menulis dengan arif kegiatan-kegiatan yang memang diperlukan dalam tugas-tugas dinas lainnya.
"Ini hasil diskusi dan kesepakatan sebelum pelaksanaan uji kompetensi," kata dia menjelaskan kepada Gubernur Apolo Safanpo.
Ia mengatakan, tentunya dengan membaca makalah yang ditulis, dapat melihat kondisi OPD masing-masing, apakah masih layak pejabat yang bersangkutan disitu atau tidak.
"Uji kompetensi ini memang harus dilakukan terutama daerah otonomi baru (DOB), jangan sampai organisasi kita ini nanti kolebs," ujarnya. (****)
- Baca Juga :Wali Kota Sorong serahkan LKPJ 2025


0 Comments