Keberangkatan 36 CJH Kaimana akan Berlangsung 18 Mei Mendatang
Kaimana, VoicePapua.com - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kaimana, Mustafa Musa Buatan mengatakan, keberangkatan 36 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Senja tersebut akan berlangsung pada 18 Mei mendatang melalui embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan.
Dirangkum dari laman RRI, dalam laporannya mengungkapkan bahwa jumlah jemaah haji yang telah melunasi biaya perjalanan mencapai 36 orang. Namun, pihaknya masih berharap ada penambahan dua hingga empat calon jemaah. “Kami berusaha agar jumlahnya bisa mencapai 38 orang,” ujarnya. Dari jumlah tersebut, 14 orang di antaranya adalah pria, sementara 22 lainnya adalah wanita.
Sebagian besar calon jemaah haji Kaimana berusia antara 32 hingga 70 tahun. Salah satu calon jemaah, yang berusia 80 tahun, sayangnya tidak bisa ikut dalam rombongan tahun ini setelah hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan bahwa kondisi tubuhnya tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan jauh.
Menurut Mustafa, keberangkatan jemaah akan dimulai pada tanggal 18 Mei 2025 dari Makassar, dengan transit di asrama haji selama sehari penuh. Jemaah akan diberangkatkan ke Arab Saudi pada 19 Mei 2025 pukul 05:05 WIB. Setibanya di tanah air, mereka diperkirakan akan tiba di embarkasi Makassar pada 29 Juni 2025, dan perjalanan mereka ke Kaimana akan disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing. “Jemaah haji kita harus mendapatkan waktu istirahat yang cukup di Makassar sebelum melanjutkan perjalanan ke Kaimana, karena perjalanan dari Arab Saudi bisa sangat melelahkan,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Kabupaten Kaimana, Drs. Hasan Achmad, membuka kegiatan Bimbingan Manasik Haji dengan penuh harapan. Dalam sambutannya, Bupati Hasan menekankan pentingnya kesiapan fisik, finansial, dan ilmu bagi calon jemaah haji. "Ibadah haji tidak hanya tentang kemampuan fisik, tetapi juga tentang kesungguhan dalam mengikuti petunjuk yang diberikan oleh Rasulullah," katanya.
Bupati Hasan juga mengingatkan jemaah tentang pentingnya menjaga diri selama menjalankan ibadah haji, menghindari segala larangan yang ada, baik dalam tindakan maupun ucapan.
"Berhaji harus dengan hati yang bersih, menjaga lisan, dan menjauhkan diri dari segala bentuk maksiat," ujarnya. Ia berharap agar seluruh calon jemaah haji Kabupaten Kaimana dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik, membawa pulang pahala dan kembali sebagai haji yang mabrur.
Dengan berbagai persiapan yang matang, diharapkan keberangkatan dan pelaksanaan ibadah haji asal Kabupaten Kaimana dapat berlangsung lancar, dan setiap jemaah haji dapat melaksanakan ibadah dengan penuh kekhusyukan. Sebuah perjalanan suci yang tentu akan menjadi momen tak terlupakan bagi mereka.(****)
- Baca Juga :Wali Kota Sorong serahkan LKPJ 2025


0 Comments