Karena Alasan Ini, Gubernur Papua Berhentikan Plt Direktur RSUD Jayapura
Jayapura, VoicePapua.com - Karena alasan sistem manajemen Dinas Kesehatan yang kurang tertata baik, dan bukan dari sisi pelayanan tenaga medis maupun para dokter, sehingga Gubernur Papua, Matius Fakhiri, memberhentikan Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD Jayapura. Pemberhentian itu setelah melakukan inspeksi mendadak pada Selasa (4/11/2025).
Dikutip dari laman RRI, Kamis (6/11-2025) menyebut, langkah itu diambil menyusul temuan berbagai persoalan dalam tata kelola dan pelayanan rumah sakit rujukan utama di Tanah Papua tersebut.
“Pengelolaan rumah sakit ini masih banyak yang harus dibenahi. Saya pastikan hari ini saya memberhentikan Direktur RSUD Jayapura dan akan menata ulang seluruh jajaran manajemennya,” ujar Fakhiri usai peninjauan.
Ia menilai persoalan utama bukan terletak pada tenaga medis atau dokter, melainkan pada manajemen rumah sakit dan dinas kesehatan yang tidak tertata dengan baik.
“Banyak pelayanan yang tidak terjangkau bukan karena SDM-nya tidak mampu, tetapi karena sistem dan pengelolaan yang semrawut,” katanya.
Fakhiri menyebut RSUD Jayapura, atau yang dikenal sebagai RS Dok II, memiliki nilai historis dan simbolik bagi pelayanan kesehatan di Tanah Papua.
“Dulu, di zaman Belanda, rumah sakit ini sangat hebat, makanya saya ingin mengembalikan citra dan marwahnya agar lebih baik dari sekarang,” ucapnya.
Dalam kunjungan tanpa pemberitahuan itu, gubernur menemukan sejumlah fasilitas yang tidak terurus dengan baik, terutama di bagian belakang rumah sakit.
“Tapi saya mengapresiasi tenaga kesehatan yang tetap bekerja dengan dedikasi tinggi,” ujar Gubernur.
Ia pun meminta agar pasien Papua tidak ditolak hanya karena masalah administrasi BPJS. “Terima dulu pasiennya, urusan administrasi nanti bisa diselesaikan bersama pemerintah,” katanya tegas.
Fakhiri menegaskan, penataan sektor kesehatan merupakan bagian dari visinya membangun sumber daya manusia Papua menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, pembangunan SDM harus berawal dari kesehatan yang baik.
“Kalau kesehatan masyarakat baik, akan lahir generasi muda Papua yang cerdas, pintar, dan sehat. Sehingga kesehatan ini bagi saya sangat penting,” kata dia.(****)
- Baca Juga :PGPI Kota Sorong gelar donor darah


0 Comments