Wali Kota Sorong tegaskan pentingnya kemandirian fiskal daerah

𝐒𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠, VoicePapua.com - Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, kembali menegaskan bahwa pentingnya kemandirian fiskal daerah melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta kesiapan organisasi perangkat daerah (OPD) menghadapi pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Termasuk,  kewajiban pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang harus tetap dipenuhi.

Penegasan tersebut, disampaikan saat memimpin apel rutin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Sorong, yang berlangsung Lapangan Landscape, Senin (26/1/2026).

Dikutip dari laman fanspage Diskominfo Kota Sorong, Selasa (27/1-2026) menyebut, dalam arahannya, wali kota menyampaikan bahwa, hingga saat ini baru 15 OPD yang siap menghadapi entry meeting dengan BPK.

Ia meminta seluruh OPD lainnya segera menyiapkan dokumen pendukung, termasuk bendahara dan penanggung jawab kegiatan, terutama bagi OPD yang melaksanakan kegiatan fisik.

“Saya menginstruksikan lurah dan kepala distrik untuk membantu pendataan objek pajak di wilayah masing-masing, sebagai langkah konkret meningkatkan PAD. Pemerintah daerah tidak dapat bergantung sepenuhnya pada dana dari pusat, dan harus mampu menggali potensi daerah secara mandiri,” tegasnya.

Selain itu, dirinya juga meminta pimpinan OPD mendukung unit kerja yang ditugaskan menggali potensi pendapatan daerah, serta melaporkan kendala di lapangan agar dapat dicarikan solusi bersama. Ditekankannya, penguatan PAD menjadi bagian penting dari upaya kemandirian fiskal daerah.

“Untuk kesejahteraan pegawai, pembayaran TPP tidak boleh dihentikan meskipun terdapat keterbatasan anggaran. Penghargaan terhadap pegawai diperlukan untuk menjaga motivasi dan kinerja pelayanan publik,” tandas dia.(****)