Harga Beras Eceran di Kabupaten Bintuni Masih Relatif Tinggi

Bintuni, VoicePapua.com - Harga beras eceran di Kabupaten Teluk Bintuni, terpantau masih relatif tinggi. Jika, dibanding dengan harga beras di tingkat grosir. Dari hasil  pantauan di Pasar Sentral, dimana harga beras rata-rata mengalami kenaikan hingga Rp10 ribu per karung.

Dikutip dari laman RRI, Minggu (26/10-2025), salah satu pedagang eceran, Rubianto, menyebut harga beras premium, kini mencapai Rp360 ribu hingga Rp370 ribu per karung 20 kilogram. Harga ini naik dari sebelumnya Rp355 dan Rp 365 ribu. 

Sementara beras biasa dijual sekitar Rp340 ribu per karung, dari harga biasanya Rp335 ribu. "Untuk pasokan beras masih aman, cuma harganya yang naik," Katanya.

Berbeda dengan pedagang eceran, sejumlah pedagang grosir justru menjual beras dengan harga relatif lebih murah. Satir, salah satu sales beras, mengatakan beras premium dibanderol Rp360 ribu per karung 20 kilogram, sedangkan beras biasa Rp335 ribu.

Sementara itu, Koleng, pemilik toko grosir lainnya, mengaku harga beras di tokonya masih stabil. Ia menjual beras biasa Rp17 ribu per kilogram, dan beras premium merek Matahari serta Merpati masing-masing Rp18 ribu dan Rp19 ribu per kilogram.

“Sebenarnya harga beras sudah mulai naik dari sananya, tapi kami di sini masih mematok harga lama,” Ujar Koleng.

Terkait beras lokal, Koleng menjelaskan kualitas beras hasil petani Bintuni masih belum tahan lama sehingga ia enggan menjualnya.

Menanggapi kenaikan harga beras ini, masyarakat mengaku resah. Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah untuk menekan harga.

“Semoga harga beras bisa diturunkan, karena di Bintuni kebanyakan masyarakat mengonsumsi beras meskipun ada makanan lokal,” harap Iriwanti, salah satu warga.(****)