Tahun 2024, BKKBN Bentuk 10 Sekolah Lansia di Papua Barat
Sorong, VoicePapua.com - Pada tahun 2024 lalu, BKKBN (Badan Koordinasi keluarga Berencana Nasional) membentuk 10 Sekolah Lansia di Papua Barat, termasuk dua sekolah di Kota Sorong.
Dengan adanya Wisuda Standar I yang dilaksanakan, Rabu (17/12-2025) di Gedung Lambert Jitmau Kota Sorong ini menjadi tahap awal pembelajaran berjenjang, yang mana peserta dapat melanjutkan ke standar berikutnya dengan fokus pada kemandirian, aktivitas sosial, hingga produktivitas sesuai potensi lansia.
Demikian disampaikan, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Papua Barat, Philmona Maria Yarollo, saat kegiatan wisuda itu berlangsung.
Dikutip dari laman Diskominfo Kota Sorong, Sabtu (20/12-2025), dimana ia juga menyinggung isu stunting sebagai program prioritas nasional. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia, prevalensi stunting di Papua Barat tercatat 30,5 persen, sementara Kota Sorong mengalami penurunan dari 31,0 persen menjadi 29,3 persen.
“Penguatan peran lansia dalam keluarga turut berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting antargenerasi,” pungkasnya.
Di waktu terpisah, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Sorong, Jeremias Gembenop menegaskan, Sekolah Lansia merupakan pendekatan pembangunan sumber daya manusia melalui jalur pendidikan nonformal.
“Wisuda ini bukan akhir proses, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menyiapkan lansia agar tetap berdaya dan berkontribusi dalam pembangunan keluarga menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya. (****)
- Baca Juga :Penyajian LKPJ secara sistematika


0 Comments